sumbang dana

Jejeran Top Artis Korea Sumbang Dana Lawan Korona Jejeran Top Artis Korea Sumbang Dana Lawan Korona

hotstar2008.net Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Jejeran Top artis Korea Sumbang Dana Lawan Korona. Dan dalam kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang membahas dan mengulas mengenai Jejeran Top artis Korea Sumbang Dana Lawan Korona

Laporan media soal COVID-19 yang “tidak bertanggung jawab”, “terlalu sensasional” telah menyebabkan ketakutan dan kepanikan. Reaksi warga yang berlebihan dianggap lebih beresiko, ketimbang virus itu sendiri.

Media Dianggap Sensasional
Pembelian panik yang terjadi di Australia menurut seorang pakar karena pemberitaan media

Sumber informasi tidak benar juga muncul dari media sosial
Beberapa artis di Korea Selatan menyumbangkan dana untuk membantu penanggulangan kasus corona di Daegu.Pernyataan tersebut dikatakan oleh pakar jurnalistik Karin Wahl-Jorgensen dari Sekolah Jurnalistik di Cardiff University, Inggris, salah satu sekolah media terkemuka di dunia.

Pembelian panik yang terjadi di Australia selama beberapa hari terakhir telah menyebabkan barang-barang seperti tisu toilet, sabun pembasmi bakteri dan bahan makanan tahan lama diborong pembeli.

Karena kepanikan pembelian tersebut, sebuah jaringan supermarket di Australia, Woolworths sudah membatasi pembelian beberapa barang di sejumlah tokonya.

Setelah sehari sebelumnya, Woolworths membatasi pembelian tisu toilet 4 gelondongan per pembeli, hari Kamis (5/3/2020), Woolworths juga membatasi pembelian beras lebih dari 2 kg hanya satu kantong per transaksi.

Untuk toko yang menjual pembersih tangan, atau ‘hand sanitizer’, hanya dijual per dua botol dan barang-barangnya ditaruh di meja Customer Service.”Mayoritas barang-barang lainnya tidak terganggu pembeliannya, dan semua toko tidak kekurangan pasokan,” kata CEO Brad Banducci.

Jaringan supermarket lain yang menguasai pasar Australia, Coles, juga melakukan hal yang sama, terutama pembatasan pembelian tisu toilet.Setelah pemberitaan lebih banyak terkonsentrasi kepada jumlah korban dan cara penanggulangan wabah, sekarang laporan mengenai penderita COVID-19 sembuh mulai muncul dari berbagai negara.

Di China, sumber wabah virus corona, dilaporkan sudah lebih dari 50 ribu orang yang keluar dari rumah sakit, demikian juga di negara lain seperti Singapura dan Vietnam, mereka yang sebelumnya terkena virus corona sekarang dinyatakan “sembuh”.Salah satu negara yang masih berjuang untuk menanggulangi virus tersebut adalah Korea Selatan dengan kota Daegu yang disebut-sebut sebagai pusat penyebaran utama.

Sekarang, para pekerja seni Korea Selatan dari dunia ‘K-pop’ ramai-ramai menyumbangkan dana kepada pemerintah dan badan-badan lain untuk menghentikan penyebaran virus corona.Seperti yang dilakukan artis top Korea Selatan, Son Yejin yang baru saja menyelesaikan peran dalam serial ‘Crash Landing On You’, yang sangat populer di Netflix.

Son Yejin menyumbangkan dana lebih Rp 1 miliar karena ia merasa sedih kota kelahirannya, Daegu, sekarang sedang menghadapi masalah besar.Di Korea Selatan, penderita COVID-19 dilaporkan sudah mencapai lebih dari 6 ribu orang dan sejauh ini menewaskan 40 warga.Selain Son Yejin, bintang lainnya yang ikut menyumbang adalah Suga dari kelompok BTS, salah satu kelompok musik ternama di Korea Selatan.

Suga yang berasal dari Daegu juga sudah menyumbangkan 100 juta won, atau sekitar Rp 1,1 miliar untuk sebuah badan penanggulangan virus corona.Harian berbahasa Inggris, ‘Korea Times’ melaporkan sutradara Bong Joonh-ho yang filmnya ‘Parasite’ baru saja memenangkan Oscar sebagai film terbaik, juga menyumbangkan dana sebanyak Rp 1 miliar.

Selain sumbangan uang, beberapa selebriti di Korea Selatan juga berusaha membantu dengan cara lain.Beberapa artis diantaranya penyanyi bernama Rain, dan istrinya Kim Tae-hee, yang memiliki beberapa properti, memutuskan untuk menurunkan harga sewa properti sebanyak 50 persen selama bulan Maret.Tujuan mereka adalah untuk membantu penyewa yang mengalami kesulitan karena melesunya ekonomi.

Baca Juga :Fan Bing Bing Menghilang Karena Penggelapan Pajak

Saat ini Korea Selatan mencatat jumlah kasus terbanyak virus corona (COVID-19) di luar dataran China. Prihatin dengan angka tersebut, banyak artis Kpop yang memberikan bantuan kepada LSM dan badan amal Korea Selatan.Mulai dari sumbangan uang yang sangat besar hingga pasokan masker, mereka melakukan segala cara untuk mengurangi penyebaran dan memberantas virus corona.

1. Kim Woo Bin
Community Chest of Korea Seoul mengumumkan bahwa Kim Woo Bin menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp 1,14 miliar yang digunakan untuk pencegahan virus corona keluarga kurang beruntung.

2. Lee Si Young
Lee Si Young menyumbangkan 10 juta won atau sekitar Rp 116 juta yang digunakan sebagai dana darurat ibu tunggal di wilayah Daegu. Saat ini dilaporkan Daegu memiliki jumlah infeksi terbanyak di Korea Selatan.

3. Kim So Hyun
Aktris Kim So Hyun menyumbangkan 10 juta won (Rp 116 juta) kepada Asosiasi Bantuan Bencana Pengharapan Korea. Donasinya akan digunakan untuk membeli perlengkapan kebersihan dan pembersih tangan.

4. B.I
Mantan leader iKON, B.I, telah menyumbangkan 100 ribu masker untuk membantu mereka yang mengalami kesulitan mendapatkannya karena virus corona. Masker tersebut didistribusikan untuk penggemarnya yang berada di Korea, Cina, Thailand, Jepang, Indonesia dan Vietnam.

5. Kang Ho Dong
The Green Umbrella Children’s Foundation mengungkapkan bahwa Kang Ho Dong menyumbangkan 100 juta won atau sekitar Rp 1,14 miliar bagi anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah. “Saya ingin memberi agar anak-anak dapat diprioritaskan dalam perlindungan saat ini juga. Saya sungguh berharap hari ketika anak-anak dapat berlari dengan aman lagi,” katanya.

6. Suzy, IU, Joo Ji Hoon
Aktor Suzy dan Joo Ji Hoon telah menyumbangkan masing-masing 100 juta won dan 50 juta won, dan penyanyi IU telah menyumbangkan 100 juta won untuk amal Good Neighbors.

7. Kim Go Eun
Kim Go Eun juga telah menyumbangkan 100 juta won (Rp 1,14 miliar) atau dengan sekitar 40 ribu masker untuk mendukung keluarga berpenghasilan rendah, anak-anak dan orang tua yang tidak dapat memperoleh masker karena wabah virus.